DESKRIPSI KARYA PERUPA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SENI RUPA UNISMUH MKASSAR
ETNOGRAFIKA Lahir dari dua istilah yaitu Etno dan Grafika. Etno kelompok etnik, etnis atau suku bangsa adalah suatu golongan atau kelompok manusia yang anggota-anggotanya mengidentifikasikan dirinya dengan sesamanya,biasanya berdasarkan garis keturunan yang dianggap sama. Identitas suku ditandai oleh pegakuan dari orang lain akan ciri khas kelompok tersebut seperti kesamaaan budaya, bahasa,agama,perilaku, dan ciri-ciri biologis. Sedangkan Grafika merupakan presentasi visual pada sebuah permukaan seperti dinding, kanvas, layar, computer, kertas atau batu bertujuan untuk memberi tanda, informasi,ilustrasi, atau untuk hiburan. Contohnya seperti gambar, line art,tipografiangka symbol dan masih banyak lagi. Seringkali dalam bentukkombinasi teks, ilustrasi, dan warna, sehingga lahirlah dua istila tersebut Etno dan grafika. Pameran ini menampilkan, seni lukis dan seni ilustrasi , dimana karya-karya yang ditampilakn merupakan karya-karya realis dari masing-masing perupa, seperti seni lukis dan ilustrasi yang menggambarkan Ayat-ayat Allah. Serta gambaran tentang budaya-budaya para perupa.
Penciptaan karyanya didasari atas keinginan untuk menciptakan karya seni yang tidak sekadar menampilkan keindahan semata, namun juga mengandung makna tertentu dalam setiap karya.
Mila karmila (Seni Ilustrasi Dekoratif)
Karya studi khusus yang diangkat adalah Ilustrasi Kaligrafi Dekoratif dengan menggunakan media kanvas dan bahan Akrilik. Jumlah karya yang dihasilkan sebanyak 6 karya dengan ukuran 80x60 cm. Tema yang diangkat adalah “Asmaul Husan” yang merupakan nama-nama indah yang dimiliki oleh Allah SWT. Nama-nama indah ini tersebar di ayat-ayat suci al-qur’an untuk senang tiasa dilafalkan serta dimaknai setiap orang muslim. Masing-masing asmaul husna Allah SWT ini mewakili sifatNya yang maha sempurna.
1. At-Tawwab
Nama Allah At-Tawwab adalah sang penerima taubat dan sekligus memberikan kemudahan serta sebab-sebab bertaubat, At-tawwab adalah maha pemberi dan penerima taubat. Pada dasarnya manusia tidak akan bisa bertaubat dengan sendirinya, karena setiap orang yang bertaubat pasti ada sebab-sebab yang allah ciptakan.
2. Al-Mu'izz
Nama Allah Al-Muizz berarti yang maha memuliakan , Segala kemuliaan menjadi milik Allah dan akan diberikan kepada siapapun yang dikehendakiNya. Apabila allah memberikan kemuliaan pada seseorang, maka beruntunglah orang tersebut. Namun sebaliknya, jika kehinaan yang diterima, maka rugilah. Oleh karena itu setiap mukmin berhak untuk mendapatkan kemuliaan dengan jalan melakukan ketaatan dan menjauhi segala kemungkaran
3. Al-Jami'
Nama Allah Al-Jami’ artinya yang maha mengumpulkan atau menghimpun segala sesuatu ysng tersebar atau terserak, Allah SWT mengumpulkan apa yang dikehendaki-Nya dan dimanapun Allah SWT. Berkehendak. Penghimpunan ini ada berbagai macam bentuknya. Salah satu bentuknya adalah mengumpulkan seluruh makhluk yang beraneka ragam, termasuk maunsia dan lain-lainnya di permukaan bumi.kemudian ALLAH SWT mengumpulkan mereka di padang mahsyar pada hari kiamat.
4. Al-Jabbar
Nama Allah Al-Jabbar yang maha perkasa dimana sifat Allah SWT ini menggambarkan bahwa Allah SWT merupakan dzat yang sanggup mengalahkan siapaun bahkan dapat memusnahkan alam semesta. Al-Jabbar juga sering di Artikan sebagai sifat Allah yang maha berkuasa dan Maha agung
5. Al-Muhyi dan Al-Mumiitu
Nama Allah Al-Muhyi artinya yang maha menghidupkan manusia dari air mani yang tidak memiliki jiwa. Dia memberi kehidupan dengan mengembalikan jiwa-jiwa ke dalam tubuh yang telah rusak pada hari kebangkitan, dialah yang membuat hati seseorng hidup dengan cahaya pengetahuan. Dan Nama Allah AL-Mumitu artinya yang maha mematikan. Dialah yang menghidupkan dan Dia pula yang mematikan. Hanya Allah yang mempunyai hak untuk mematikan. Tidak ada yang bisa menolak kematian ketika Allah sudah berkehendak.
6. Al-Qawiyyu
Nama Allah Al-Qawiyyu artinya Allah yang maha kuat. Sehingga tidak ada yang bisa mengalahkannya. Kekuatan allah itu sangat sempurna sehingga alam beserta isinya tunduk kepada-Nya jika Allah Sudah menghendaki sesuatu hal itu pasti terjadi
Firiyani Ibrahim (Seni Ilustrasi)
Karya Studi Khusus yang diangkat adalah Seni Ilustrasi, menggunakan media kertas Canson dengan bahan cat acrilyc dan drawing Pen. Jumlah karya yang di hasilkan sebanyak 7 karya, dengan ukuran A2 (42x59 cm). Tema yang diangkat adalah “Kebudayaan Masyarakat Tidore”. Adapun yang mendasari di angkatnya konsep ini yaitu Kebudayaan adalah identitas kita sebagai Negara majemuk yang memiliki ratusan budaya berbeda. Kebudayaan ini seharusnya hidup di tengah-tengah masyarakat. Saya ingin memperkenalkan Budaya lokal Tidore kepada masyarakat umum bahwa kebudayaan Tidore itu sangat beraneka ragam.
1. Pulau Tidore dan Maitara
Pulau Tidore dan Maitara adalah dua pulau indah di Ternate yang gambarnya tertera di dalam uang kertas seribu rupiah. Kota Tidore Kepulauan adalah salah satu kota di provinsi Maluku Utara, Indonesia. Kota ini memiliki luas wilayah 1.550,37 km², yang menjadikannya kota terluas ketiga di Indonesia setelah Kota Palangka Raya dan Kota Dumai. Pulau Maitara adalah pulau kecil di antara Tidore dan Ternate. Sebagian lingkaran pulau Maitara didominasi pantai pasir putih dan terhampar di depannya alam bawah laut dengan keanekaragaman ikan serta karang yang masih terpelihara dengan baik.
2. Buah Pala & Cengkeh

Buah Pala dan Cengkeh yaitu rempah Nusantara yang menjadi Primadona di Maluku Utara. Rempah-rempah inilah yang telah melahirkan sejarah terbukanya gerbang perdagangan Indonesia dengan dunia. Pala dan cengkeh menjadi komoditas utama yang dijual dengan harga tinggi pada masanya.
3. Petani Cengkeh
Cengkeh merupakan salah satu tanaman perkebunan asli Indonesia yang memiliki potensi besar. Saat ini indonesia menjadi penghasil dan pengonsumsi cengkeh terbesar di dunia. Petani Cengkeh di Tidore sangat identik dengan hasil panennya yang di angkut mengunakan keranjang Tradisional atau biasa disebut dengan Saloi.
4. Kadaton Kesultanan Tidore
Kadaton Kesultanan Tidore merupakan salah satu Kesultanan besar dari empat Kesultanan di Maluku Utara atau biasa di sebut Bumi Moloku Kie Raha. Keraton Tidore berada di pulau terpisah yaitu di pulau Tidore. Untuk masuk kedalam Kadaton Kesultanan Tidore ada aturan yang harus di patuhi. Di bagian bawah keraton terdapat sejarah Kesultanan dan juga sejarah bergabungnya Kesultanan dalam wilayah kesatuan NKRI.
5. Dermaga Kesultanan Tidore
Dermaga Kesultanan Tidore terletak di pusat kota Soa-Sio, posisinya tepat berada di Tanjung Soa-Sio. Dermaga ini di bangun oleh Sultan Zainal Abidin Syah, Sultan Tidore ke-37. Menurut sejarah, dermaga ini di bangun sebagai tempat berlabuh kapal perang serta tempat menjemput para tamu Sultan sekaligus sebagai benteng pertahanan yang merupakan salah satu strategi dalam perluasan wilayah Kesultanan Tidore dan untuk saat sekarang dermaga ini di fungsikan sebagai tempat menjemput tamu secara adat.
6. Benteng Tore Tidore
Benteng Torre merupakan salah satu benteng yang dibangun oleh Bangsa Portugis pada tahun 1578, sekitaran pada abad ke 16 M di Kota Tidore Kepulauan. Benteng Torre sebagai bentuk pertahanan melawan Bangsa Belanda yang datang ke Tidore Kepulauan untuk mencari rempah-rempah. Benteng Torre berada di atas bukit sekitar kawasan Kedaton Kesultanan dan makan Kapitalau serta Makam Sultan Zainal Abidin Syah.
7. Parade Juanga (Keliling Pulau Tidore)
Parade Juanga (Keliling Pulau Tidore) Parade ini di gelar untuk memperingati keperkasaan armada Juanga Kesultanan Tidore yang kala itu di pimpin Sultan Nuku dalam melawan penjajah asing. Melalui parade ini dapat menghidupkan semangat perjuangan Kesultanan Tidore dalam konteks kekinian, tentunya juga menjadi daya tarik pariwisata.
Hunaifah (Seni Lukis)
Karya Studi Khusus yang diangkat adalah Seni Lukis dengan tema Aksara Mbojo menggunakan media Triplek, dengan bahan Cat Air. Jumlah karya yang dihasilkan sebanyak tujuh karya dengan ukuran 60X80 cm. tema yang diangkat “Tulisan Aksara Mbojo”. Adapun yang mendasari diangkatnya konsep ini yaitu karena ingin mengenalkan huruf aksara mbojo pada orang-orang disini maupun pada orang-orang Bima dan Dompu itu sendiri. Dalam lukisan ini huruf-huruf di bentuk menjadi kata falsafah Bima dan Dompu. Jadi diharapkan dengan adanya lukisan ini yang mengusung tema Aksara Mbojo ini dapat tersampaikan bahwa Mbojo juga memiliki peradaban yang tidak semua orang ketahui yaitu AKSARA.
1. Kalembo Ade
Kalembo Ade dalam Bahasa Mbojo adalah ungkapan subjek yang selalu diucapkan dalam dialog orang Mbojo, yang makna dari kata kalembo ade itu sendiri akan berubah-ubah sesuai kata/objek yang dituju.
2. Aina Kamaru Mada ro Kamidi Ade
Aina kamaru mada ro kamidi ade merupakan salah satu falsafah Bima-Dompu yang mengandung arti rasa kepedulian. Baik terhadap keluarga maupun orang-orang disekitar. Dalam kalimat ini kita diajarkan untuk bagaimana peduli terhadap apa yang kita lihat dan terhadap apa yang kita dengar.
3. Ngaha Aina Ngoho
Ngaha aina ngoho juga salah satu falsafah Bima-Dompu yang atrinya ialah sisi lain berisi larangan untuk jangan semena-mena mengeksploitasi alam dan lingkungan dalam arti jangan rakus dan boros dalam memanfaatkan hasil alam dan lingkungan sekitar.
4. Nggahi Rawi Pahu
Nggahi rawi pahu adalah ungkapan yang mengandung petuah agar kita tidak hanya berbicara, tetapi apa yang di bicarakan harus diwujudkan sesuai kenyataan. Nggahi rawi pahu juga mengandung tekad, berbuat dan berusaha.
5. Renta Ba Rera Ka Ruku Ba Ade Ka Rawi Ba Weki
Renta Ba Rera Ka Ruku Ba Ade Ka Rawi Ba Weki ialah bahwa sesuatu yang di ucapkan harus diyakini kebenarannya dan sanggup dilakukan oleh anggota badan. Pesan yang terkandung dalam kalimat tersebut membina sikap dan watak orang Mbojo untuk selalu konsekuen, menaati semua peraturan dan menepati janji.
6. Aina Eda Mbuda Aina Ringa Mpinga
Aina Mbuda Eda Aina Ringa Mpinga. Kalimat ini mengadung arti bahwa dalam kehidupan bersosial kita harus saling tolong menolong. Sebagai makhluk sosial kita tidak boleh masa bodoh terhadap apa yang kita lihat dan apa yang kita dengar.
7. Lingga pu Sadumpu Nepi pu Rui Bada
Lingga pu Sadumpu Nepi pu Rui Bada. Artinya Bantallah sepotong kayu dan berkasurlah duri kaktus, kalimat ini menandung makna jangan menidurkan mata dan mendiamkan hati maksunya ialah jangan bermalas-malasan berusaha dan bekerja keraslah.
Sri Yunita Maya (Seni Lukis)
Karya studi khusus yang diangkat yaitu seni lukis dengan menggunakan media kanvas dengan bahan cat minyak. Jumlah karya yang dihasilkan sebanyak 6 karya dengan ukuran 122 cm x 122 cm. Tema yang diangkat adalah “Budaya Buton”. Adapun yang mendasari diangkatnya konsep ini yaitu berdasarkan pengertian Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sekelompok orang, serta diwariskan dari generasi ke generasi.Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Budaya yang dimiliki setiap daerah tentunya berbeda-beda. Salah satunya yang ada di Wabula, Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton, budaya yang dianut oleh masyarakat memiliki makna dan multitafsir,maka disinilah posisi pentingnya sebuah kajian untuk memperoleh gambaran komprehensif terhadap keragaman budaya. Oleh karena itu saya imgin memperkenalkan budaya Buton kepada masyarakat umum bahwa kebudayaan yang ada di Wabula, Kecamatan Wabula, Kabupateb Buton memiliki aneka ragam budaya yang masih dilestarikan sampai sekarang.
1. Mangaru
Tarian mangaru ini adalah suatu tarian tradisonal masyarakat buton yang khas dengan mengunakan sebilah keris yang dimainkan oleh kedua tangan. Tarian ini dimainkan oleh dua orang laki-laki yang dianggap memiliki kemampuan fisik dan batin. Kedua laki-laki penari ini masing-masing memegang keris.
2. Manca
Manca bertujuan untuk menumbuhkembangkan bakat pesilat muda tradisional yang mungkin bisa berkembang di ajang nasional.
3. Mangaru Tunggal
Tarian mangaru ini adalah suatu tarian tradisonal masyarakat buton yang khas dengan mengunakan sebilah keris yang dimainkan oleh kedua tangan.
4. Ponare pemisa antara dua petarung
Tarian ini dilakukan oleh 3 orang, dua orang bertarung dan satunya sebagai pemisah.
5. ponarea
Ponarea adalah suatu tarian tradisional masyarakat butan yang khas menggunakan selendang dan kipas. tarian ini dilakukan berpasangan, laki-laki dan perempuan.
6. Mataa'no Galampa
Mataa'no Galampa Tradisi ini merupakan bentuk wujud syukur masyarakat wabula kepada sang pencipta atas hasil panen yang diberikan. biasanya dimalam hari para tetua akan berkumpul digalampa melakukan ritual adat.
Nurainun (Seni Ilustrasi)
Karya studi khusus yang diangkat yaitu Seni Ilustrasi menggunakan media kanvas dengan bahan acrylic dan cat minyak jumlah karya yang dihasilkan sebanyak delapan karya dengan ukuran 50x60 cm. Tema yang diangkat yaitu “Potongan Ayat Suci Al-Qur’an”
1. Q.s Al- Ibrahim :7
Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan, sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya aku akan menambah nikmat kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari nikmatku, maka pasti azabku sangat berat
2. Q.s Al-Qasas:7
Dan karena rahmatnya Allah SWT, dia jadikan untuk kalian malam dan siang agar kalian beristirahat padanya yakni paada malam harinya dan dan agar kalian mencari sebagian karunianya pada siang harinya, untuk mencari penghidupan dan agar kalian dan bersyukur dengan adanya nimat Allah pada waktu itu, yaitu malam dan siang hari.
3. Q.s As-Sajdah:11
Katakanlah kepada mereka melaikat maut yang diserahi tugas untuk mencabut nyawa kalian akan mematikan kalian yakni dengan mencabut nyawa kalian, kemudian hanya kepada rabb kalianlah kamu sekalian akan dikembalikan dalam hidup, maka kelak dia akan membalas amal perbuatan kalian.
4. Q.s Al-Munafiqun: 11
Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan kematian seseorang apabila datang waktu kematiannya dan Allah maha mengenal apa yang kalian kerjakan , Ayat ini menegaskan bahwa Allah tidak akan menunda kematian seseorang apabila telah sampai ajalnya.
5 . Q.s Ar-rahman:26-27
Semua yang aka nada dibumi itu binasa(26) tetapi wajah Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemulian tetap kekal(27) . Allah SWT menghidupkan dan menghidupi seluruh makhluk dibumi, demikianlah sebaliknya Allah SWT lah yang akan memanggil seluruh makhluknya untuk kembali menghadap kepadanya
6. Q.s Al-Mulk:2
Salah satu bukti kekuasaan-Nya dia yang menciptakan mati dan menentukan ajalnya, dan hidup dengan menentukan kadar-kadarnya, untuk menguji kamu, siapa diantara kamu yang lebih baik amalnya dengan seiklas mungkin.
7. Q.s Al- Mu’minun:97
Dan katakanlah wahai Tuhanku, aku memohon perlindung kepadamu dari ajakan penyimpangan setan dan bisikan-bisakan yang membujuk kerusakan dan menghambat manusia dari jalan kebenaran dan aku memohon perlindungan kepadamu, wahai Tuhanku. Dan kedatangan mereka pada hal dari urusan-urusanku
8. Q.s Al Hajj :32
Demikianlah perintah itu dan barang siapa yang mengangungkan syiar-syiar Allah maka sesungguhnya hal itu mengangungkan syiar-syiar Allah yaitu menyembeli hewan kurban untuk tanah suci, seumpamanya hewan kurban itu dipilih yang baik dan digemukan terlebih dahulu timbul ketakwaan hati dalam mereka.
Abidah (Seni Ilustrasi Dekoratif)
Karya studi khusus yang diangkat adalah ilustrasi dekoratif Kaligrafi dengan teknik mengukir mengunakan media kertas A2 dengan bahan cat air dan Drawing Pen jumlah karya yang dihasilkan sebanyak delapan karya dengan ukuran 42 x 59 cm tema yang diangkat yang mendasari konsep “Potongan ayat Suci Al-Qur’an”
1. Mad Jadda Wajada
Artinya barang siapa yang bersunggu-sungguh, dia pasti berhasil,
2. Ar-Rahman
Artinya Allah yang Maha Pengasih.
3. Allah
Artinya nama Tuhan yang Maha Tinggi dan Maha Luas. Dialah yang menciptakan lagi dan bumi.
4. Inna Ma’al-‘usri yusroo
Artinya Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan, yang mana disetiap kesulitan yang kita hadapi pasti akan selalu ada jalan keluarnya (Surah Al-Insyirah Ayat 6)
5. Innallaha Ma’ashobirin
Artinya sesungguhnya allah bersama dengan orang-orang sabar.
surah al-baqarah ayat 153
surah al-baqarah ayat 153
6. La Tahzan, Innallaha Maiana
Artinya janganlah engkau bersedih , sesungguhnya Allah bersama kita
Surat At-Taubah ayat 40
7.Alloohummaghfirlii
Artinya ya Allah ampunilah dosa-dosaku
8. pengabungan bentuk
Yang mana di dalam karya ini ada berbagai macam bentuk
















































Komentar
Posting Komentar